
Jepang selalu menjadi tujuan wisata favorit dengan pesona keindahan alam, budaya, dan pengalaman dari berbagai aktivitas seru yang tak terlupakan. Pesonanya dapat dilihat dari pemandangan Gunung Fuji yang menakjubkan, kuil-kuil bersejarah yang menawarkan pengalaman mendalam tentang sejarah dan tradisi Jepang, menikmati keindahan taman-taman di musim yang berbeda-beda, dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai destinasi wisata dengan beragam aktivitas seru di setiap daerah di Jepang, yang akan memberikan pengalaman berharga bagi Anda!
Tokyo

Tokyo adalah ibu kota Jepang dan kota metropolitan terpadat di dunia yang menawarkan berbagai pilihan aktivitas seru seperti berbelanja, hiburan, budaya, kuliner dengan banyaknya restoran berbintang Michelin yang wajib Anda coba, serta ratusan kedai ramen yang murah dan lezat.
Shinjuku

Shinjuku adalah kawasan bisnis dan hiburan yang ramai, perpaduan antara gedung pencakar langit dan jalan-jalan kecil dengan bar-bar kecil. Anda bisa mengunjungi distrik pencakar langit Shinjuku, merupakan rumah bagi beberapa gedung tertinggi di Tokyo, termasuk beberapa hotel mewah dan menara kembar Kantor Pemerintah Metropolitan yang dek observasinya terbuka untuk umum. Jika Anda ingin mencoba kuliner seperti ramen, soba, sushi, dan yakitori, Anda dapat mengunjungi Omoide Yokocho yang terdiri dari gang-gang sempit yang dipenuhi puluhan restoran kecil yang menyajikan berbagai makanan lezat.
Ginza

Ginza adalah distrik perbelanjaan mewah, kuliner, dan hiburan kelas atas paling terkenal di Tokyo, yang dipenuhi dengan berbagai department store, butik, galeri seni, restoran, klub malam, dan cafe. Anda akan menemukan deretan label mewah, seperti Chanel, Cartier, Louis Vuitton, dan masih banyak lagi. Kunjungilah Apple Store yang sangat keren, dan sempatkan untuk berkunjung ke galeri seni untuk mengagumi keindahan arsitekturnya.
Shibuya

Shibuya terkenal dengan Shibuya Crossing yang ramai. Ketika lampu lalu lintas di Shibuya Crossing berubah menjadi merah, para pejalan kaki akan bergegas menyeberang dari segala arah. Pemandangan ini yang sering muncul dalam film maupun unggahan di media sosial tentang Tokyo. Jika Anda suka melihat pemandangan dari ketinggian, Shibuya Sky menawarkan salah satu pemandangan terbaik Tokyo. Dek observasi terletak di lantai 47 Shibuya Scramble Square yang akan menyuguhkan sekilas pemandangan Tokyo Skytree, Tokyo Tower, dan bahkan Gunung Fuji.
Asakusa

Asakusa adalah jantung pusat kota Tokyo, dengan kuil-kuil kuno dan toko-toko tradisional. Daya tarik utama Asakusa adalah Kuil Sensoji, kuil Buddha yang sangat terkenal dan dibangun pada abad ke-7. Kuil ini dapat dicapai melalui Nakamise, sebuah jalan perbelanjaan yang telah menyediakan beragam camilan tradisional dan souvenir bagi para pengunjung kuil selama berabad-abad. Di sini, Anda bisa menyewa kimono kemudian menaiki becak Jepang yang ditarik dari depan menggunakan tenaga manusia (Jinrikisha).
Kyoto dan Osaka

Kyoto dan Osaka adalah dua kota besar yang berbeda di wilayah Kansai Jepang, yang menawarkan perbedaan budaya tradisional dan energi modern yang aktif. Secara keseluruhan, sebagian besar hal terbaik untuk dilakukan dan dilihat di Kyoto adalah kuil dan tempat ibadah. Di sisi lain, Osaka lebih mirip dengan Tokyo. Hal terbaik untuk dilakukan di Osaka antara lain menikmati jajanan kaki lima, kehidupan malam di Dotonbori, berbelanja, dan banyak lagi.
Kiyomizudera Temple

Kuil Kiyomizudera adalah kuil yang mewakili Kyoto, terkenal dengan aula utamanya yang memiliki Panggung Kiyomizu. Kuil ini telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia, dan namanya juga dikenal di seluruh dunia. Dari panggung aula utama dan Aula Okunoin, pengunjung dapat menikmati pemandangan kota Kyoto yang menakjubkan.
Gion

Distrik Gion wajib dikunjungi oleh wisatawan yang tertarik untuk menjelajahi budaya Jepang. Gion terkenal dengan Geisha yang mahir menghibur dengan menampilkan tarian, musik, dan nyanyian tradisional Jepang. Perlu diingat, Kita harus menghormati privasi mereka dan tidak membuat mereka stress dengan mendekati mereka di jalan. Untuk menyaksikan kesenian mereka, disarankan untuk memesan acara secara pribadi atau grup. Hal lain yang dapat dilakukan di Gion adalah mengunjungi kedai teh tradisional, menjelajahi jalanan dan bangunan bersejarah atau bahkan mengenakan kimono.
Kastil Osaka

Di sekeliling Kastil Osaka terdapat taman rindang yang menjadi tempat untuk bersantai sejenak menghindari hiruk pikuk perkotaan. Dari puncak menara kastil, Anda bisa menyaksikan pemandangan halaman hijau yang luas berpadu dengan deretan gedung pencakar langit di kejauhan. Kegiatan lain yang dapat Anda lakukan adalah membawa bento dan menikmati suasana piknik di bawah pohon sakura maupun aprikot yang bermekaran indah saat musim semi.
Dotonbori

Sebagai pusat turis dan pencinta hiburan di Osaka, Dotonbori dipenuhi dengan lampu neon yang menjulang tinggi, klub, bar, dan restoran yang menyajikan makanan khas setempat. Di atas jembatan Dotonbori terdapat papan neon besar Glico Man sebagai iklan Glico, perusahaan makanan Jepang yang memproduksi Pocky dan Pretz. Tempat ini merupakan spot foto populer di kalangan wisatawan maupun penduduk lokal. Di kedua sisi Sungai Dotonbori dipenuhi dengan tempat kuliner dengan aroma yang menggugah selera.
Hokkaido

Hokkaido merupakan destinasi populer untuk bermain ski dan seluncur salju di musim dingin, berkat salju bubuknya yang melimpah dan resor-resor terbaik seperti Niseko, Rusutsu, dan Furano. Sapporo, kota utama Hokkaido, terkenal dengan bir Sapporo, ramen Sapporo, dan Festival Salju Sapporo tahunan. Hakodate adalah pelabuhan tradisional dengan kawasan bersejarah yang menawan dan pemandangan malam yang memukau.
Sapporo

Sapporo dikenal sebagai pusat pariwisata di Hokkaido dan menjadi tuan rumah bagi Festival Salju, dengan beragam hotel serta restoran besar. Di distrik hiburan Susukino, pengunjung dapat menemukan banyak izakaya (pub khas Jepang) dengan berbagai pilihan kuliner, mulai dari Genghis Khan yaitu barbeque daging kambing ala Mongolia, hingga ramen mie khas Tiongkok dengan kuah kaldu.
Furano

Terletak di jantung kota Hokkaido, Furano merupakan bagi pecinta bunga. Hamparan bunga lavender di musim panas menjadi daya tarik utama dan telah lama menjadi ikon di Hokkaido. Kebun Tomita adalah tempat paling populer untuk melihat lavender. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah saat musim panas, antara Juni hingga September. Bunga-bunga yang bermekaran akan mencapai puncaknya pada pertengahan Juli hingga awal Agustus. Jangan lupa untuk mencicipi es krim lavender, atau menikmati manisnya melon lokal yang terkenal.
Hakodate

Hakodate adalah kota pelabuhan yang terletak di selatan Hokkaido yang memiliki banyak tempat wisata, seperti night view dari Gunung Hakodate. Saat musim dingin, biasanya salju pertama turun di Hakodate pada awal november dan banyak aktivitas seru yang dapat Anda lakukan, seperti hiking, memancing di es, bermain ski dan snowboard di resor ski, pemandian air panas serta menikmati kuliner yang lezat. Jika Anda berkunjung saat Natal, akan ada acara Natal terbesar di Hakodate dengan Pohon Natal Raksasa yang didirikan di depan Red Brick Warehouses di Bay Area dari tanggal 1 hingga 25 Desember.
Niseko

Terletak di Hokkaido bagian barat yang terkenal dengan berbagai resor skinya saat musim dingin, Niseko menawarkan pengalaman kuliner, onsen, serta akomodasi dengan beragam aktivitas outdoor terbaik seperti ski, snowmobiling, snowboarding, dan snowshoeing. Aktivitas tersebut dapat Anda dapatkan di resor ski terkenal seperti Niseko Grand Hirafu, Niseko Village, Annupuri, dan Hanazono.
Otaru

Otaru terletak tepat di Teluk Ishikari, dan terkenal dengan hidangan lautnya yang segar. Yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan Jepang dan mancanegara adalah Kanal Otaru. Kanal ini menjadi tempat yang tepat untuk menikmati jalan-jalan santai di siang hari, saat para seniman memamerkan karya mereka kepada wisatawan yang lewat. Saat malam hari, suasana akan menjadi lebih romantis dengan lampu gas kuno yang menerangi jalanan.
Tohoku

Tohoku adalah wilayah yang terdiri dari enam prefektur yang menempati bagian paling utara Pulau Honshu (Aomori, Akita, Iwate, Yamagata, Miyagi, dan Fukushima). Pegunungan Shirakami Sanchi yang membentang di Prefektur Aomori dan Akita telah terdaftar sebagai Situs Warisan Alam Dunia UNESCO. Tohoku memiliki banyak situs bersejarah dan tempat-tempat indah. Terdapat banyak area pemandian air panas. Warna, aroma, dan manfaat pengobatan dari air panas bervariasi di setiap area pemandian air panas karena kandungan mineral di dalamnya yang berbeda. Hidangan lokal yang khas dan unik menjadi daya tarik yang ditawarkan Tohoku.
Hirosaki

Kota Hirosaki dikenal sebagai kota kastil. Hirosaki memiliki banyak bangunan bersejarah, termasuk rumah para samurai dan bangunan bergaya Barat, yang kini ditetapkan sebagai aset budaya. Hirosaki juga terkenal sebagai penghasil buah apel terbesar di Jepang, dan pemerintah berupaya memperkuat citra Hirosaki sebagai kota yang identik dengan apel dengan slogan “Kota Apel Hirosaki”. Selain itu saat bunga sakura bermekaran, di Taman Hirosaki diadakan penyelenggaraan Festival Bunga Sakura Hirosaki yang terkenal di seluruh negeri. Sejak saat itu, kota ini sering diasosiasikan dengan ungkapan “Kastil, Sakura, dan Kota Apel”.
Kakunodate

Banyak rumah samurai tua yang masih tersisa di Kakunodate, sebuah kota kastil di Prefektur Akita. Kota ini dikenal sebagai Kyoto kecil karena jalan-jalan dan suasananya menyerupai Kyoto. Banyak wisatawan berkunjung selama musim sakura untuk melihat bunga-bunga indah yang mewarnai rumah-rumah samurai dengan elegan.
Ginzan Hot Spring

Ginzan onsen merupakan area pemandian air panas yang terletak di daerah pegunungan Prefektur Yamagata. Di sepanjang tepi sungai Ginzan, terdapat deretan ryokan kuno yang terdiri dari 13 ryokan dengan keistimewaan masing-masing. Pada malam hari, Anda bisa menikmati pemandangan jalanan yang dihiasi cahaya dari lampu gas berwarna orange yang membuat suasana sekitar menjadi terasa romantis.
Kanto

Wilayah ini mencakup Tokyo dan prefektur di sekitarnya, yaitu Chiba, Kanagawa, Saitama, Gunma, Ibaraki, daan Tochigi. Letak Tokyo yang strategis membuat akses ke berbagai destinasi menjadi sangat mudah. Pengunjung dapat menjelajahi kuil serta tempat suci dan bersejarah, mengagumi patung Buddha, berjalan santai di kota pelabuhan atau bersantai di pantai sambil menikmati hidangan laut segar. Selain itu, wilayah ini juga memiliki pegunungan, lembah, dan sumber air panas yang wajib Anda coba. Kanto menyuguhkan keanekaragaman pesona alam dan budaya yang memikat di setiap sudutnya.
Yokohama

Yokohama merupakan kota terbesar kedua di wilayah Kanto setelah Tokyo. Terletak kurang dari setengah jam perjalanan dengan kereta ke arah selatan Tokyo, kota ini menjadi ibu kota Prefektur Kanagawa. Yokohama memiliki bermacam daya tarik wisata, seperti Chukagai (China Town), distrik Motomachi yang dipenuhi buti-butik mewah, serta Akarenga Sokogai (Gudang Bata Merah) yang bersejarah. Selain itu, yang menjadi ciri khas dari kota ini adalah pelabuhan Yokohama yang sering disinggahi kapal pesiar menawarkan pemandangan yang indah.
Kawagoe

Distrik yang dipenuhi rumah-rumah tua dari zaman Edo ini membuat Kawagoe dijuluki “Edo kecil”. Anda dapat mengunjungi bangunan-bangunan bergaya kura (gudang tradisional) dan menikmati berbelanja di jalanan yang dipenuhi toko-toko makanan manis.
Kamakura

Pemerintahan samurai pertama di Jepang didirikan di Kamakura pada abad ke-12. Kamakura memiliki banyak tempat indah yang harus Anda kunjungi, termasuk Daibutsu (patung Buddha raksasa), Kuil Hase-dera, dan Kuil Meigetsuin, serta tempat-tempat bersejarah lainnya. Kereta Listrik Enoshima yang dikenal dengan julukan Enoden, juga menjadi cara yang populer untuk untuk menikmati pemandangan indah di sepanjang pesisir Kamakura.
Hitachi Seaside Park

Hitachi Seaside Park merupakan taman luas yang terletak di dekat kota Mito, Prefektur Ibaraki. Daya tarik utama dari taman ini adalah bunga nemophila berwarna biru yang menutupi Bukit Miharashi pada musim semi. Bunga-bunga ini biasanya bermekaran antara akhir bulan April hingga pertengahan bulan Mei.
Chubu

Wilayah yang luas ini terletak di tengah Pulau Honshu, di antara wilayah Kanto dan Kansai. Chubu terdiri dari beragam wilayah yang lebih kecil, seperti Prefektur Yamanashi dan Shizuoka dengan Gunung Fuji, serta Prefektur Nagano dan Gifu yang dikelilingi dengan dataran tinggi dan pegunungan. Chubu juga merupakan rumah bagi Prefektur Niigata, Toyama, Ishikawa, dan Fukui yang menghadap langsung ke Laut Jepang. Sementara itu, Prefektur Aichi menjadi pusat industri dengan kota Nagoya sebagai jantung kotanya, dan Prefektur Mie yang terkenal dengan garis pantainya yang panjang dan indah.
Gunung Fuji

Dengan ketinggian 3.776 meter di atas permukaan laut, Gunung Fuji merupakan gunung tertinggi di Jepang sekaligus menjadi salah satu simbol ikonik negara tersebut. Gunung fuji serta wilayah di sekitarnya telah tercatat sebagai Warisan Budaya Dunia sejak tahun 2013. Akses menuju Gunung Fuji dapat melewati Prefektur Shizuoka maupun Yamanashi. Musim pendakian resmi biasanya berlangsung pada bulan Juli dan Agustus, saat cuaca paling memungkinkan untuk mencapai puncaknya.
Kastil Matsumoto

Berlokasi di Kota Matsumoto, Prefektur Nagano, Kuil Matsumoto memiliki salah satu menara kastil tertua di Jepang. Pada musim semi, Kastil Matsumoto menjadi salah satu lokasi favorit untuk menikmati keindahan bunga sakura. Di sepanjang parit luar kastil, terdapat ratusan pohon sakura jenis Somei Yoshino yang bermekaran indah dan mencapai puncaknya sekitar pertengahan April setiap tahunnya.
Tulip di Kota Tonami

Hamparan tulip yang membentang luas di taman ini tertata rapi dalam barisan berwarna merah, kuning, dan jingga. Di tengah taman mengalir sebuah sungai kecil dilengkapi dengan kincir air, jembatan, dan jalur pejalan kaki yang membuatnya semakin mempesona. Salah satu yang menjadi daya tarik dari taman ini adalah pengunjung dapat menikmati pemandangan 360 derajat dari dek observasi.
Gunung Tateyama dan Kurobe

Dataran tinggi yang terletak di ketinggian sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut ini dapat dicapai menggunakan kereta gantung, lalu dilanjutkan dengan bus, kecuali saat musim dingin. Di kawasan ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan berupa tumbuhan alpine, melihat hewan langka seperti burung belibis salju, sert menyaksikan keindahan ngarai salju yang tersisa.
Kansai

Wilayah Kansai terdiri dari prefektur pusat Osaka dan Kyoto, serta prefektur sekitarnya, yaitu Shiga, Wakayama, Nara, dan Hyogo. Kyoto, Nara, dan berbagai wilayah lain di wilayah Kansai terdapat banyak kuil dan tempat suci kuno yang menyimpan berbagai harta nasional. Sebagai bekas ibu kota Jepang serta pusat kegiatan ekonomi dan kebudayaan pada masa lampau, Kansai memiliki budaya dan tradisi kuliner yang khas. Selain itu, wilayah ini juga dikenal sebagai sumber mode dan tren yang unik di Jepang.
Kastil Himeji

Situs warisan budaya dunia pertama di Jepang. Ditandai dengan dinding putihnya yang bersih, Kastil Himeji telah ditetapkan sebagai harta nasional. Nama lain untuk kastil ini adalah Kastil Bangau Putih karena bentuknya menyerupai burung bangau putih yang sedang melebarkan sayapnya.
Nara Park

Nara pernah menjadi ibu kota Jepang selama lebih dari 70 tahun pada abad ke-8, dan pada masa itu disebut Heijokyo. Area di sekitar Taman Nara penuh dengan tempat wisata, termasuk Kuil Todaiji, Kuil Kofukuji, dan Kuil Kasuga Taisha. Di taman ini, Anda dapat bertemu rusa yang berkeliaran dengan bebas, yang dianggap sebagai utusan para dewa dari Kuil Kasuga Taisha.
Kobe

Kobe adalah ibu kota Prefektur Hyogo dan salah satu dari sepuluh kota terbesar di Jepang. Salah satu kuliner terkenal yang wajib Anda coba adalah daging sapi Kobe. Ada banyak restoran di seluruh dunia yang menyajikan Daging Sapi Kobe. Namun, di Kobe, Anda dapat menikmati Daging Sapi Kobe dengan kesegaran yang hanya tersedia di tempat produksinya, dan disajikan oleh koki yang ahli.
Kastil Hikone

Kastil Hikone merupakan kastil asli, artinya menara kastilnya masih utuh setelah era pasca-feodal. Selain menara utama kastil, sebagian besar parit bagian dalam, dinding, pos jaga, dan gerbang juga masih utuh. Seperti banyak kastil di Jepang, halaman Kastil Hikone menjadi tempat populer untuk menikmati bunga sakura di musim semi. Pohon sakura di Hikone biasanya mekar penuh sekitar seminggu lebih lambat daripada di Kyoto, sekitar awal hingga pertengahan April.
Chugoku

Terletak di bagian paling barat Pulau Honshu, wilayah Chugoku terdiri dari lima prefektur, yaitu Tottori, Shimane, Okayama, Hiroshima, dan Yamaguchi. Wilayah ini memiliki perbedaan iklim yang signifikan antara sisi Laut Pedalaman Seto yang cenderung hangat dan sejuk, dan sisi Laut Jepang yang lebih dingin, di mana salju turun pada musim dingin dan terdapat resor ski di Gunung Daisen dan distrik-distrik lainnya. Chugoku juga dikenal sebagai tempat berdirinya beberapa kuil bersejarah.
Atomic Bomb Dome

Sebuah bom atom dijatuhkan di Kota Hiroshima menjelang akhir Perang Dunia II. Bangunan yang menunjukkan kerusakan akibat bom atom ini terdaftar dalam daftar warisan budaya UNESCO sebagai simbol perdamaian. Terdapat tugu Peringatan Korban Bom Atom yang terbuat dari batu dan berbentuk seperti atap untuk melindungi jiwa para korban bom atom dari hujan dan embun. Rumah Peristirahatan Taman Perdamaian Hiroshima, yang terletak 170 meter dari hiposentrum, terbakar habis selama bom atom tetapi dibangun kembali setelah perang dan dibuka lagi pada Juli 2020. Lantai pertama merupakan pusat informasi wisata yang menjual produk-produk lokal. Lantai kedua, area istirahat dengan kedai kopi, sementara ruang bawah tanah dan lantai tiga digunakan untuk pameran.
Kintaikyo Bridge

Jembatan Kintai telah mendapatkan berbagai pengakuan resmi dan dianggap sebagai salah satu dari tiga jembatan terindah di Jepang. Jembatan ini juga terdaftar sebagai Situs dengan Keindahan Alam dan mendapatkan dua bintang dalam Michelin Green Guide to Japan tahun 2013. Setiap bulan April, ribuan pohon sakura bermekaran di Taman Kikko dan di sekitar Jembatan Kintai. Di musim gugur, warna-warni dedaunan pohon di taman ini begitu memukau, menjadikan Kikko salah satu tempat terbaik di Iwakuni untuk menikmati keindahan musim gugur.
Kastil Matsue

Terletak di Kota Matsue, Prefektur Shimane, Kastil Matsue ditetapkan sebagai salah satu harta nasional Jepang. Kastil ini juga dikenal sebagai Kastil Plover karena bentuknya menyerupai burung plover yang sedang mengepakkan sayapnya. Terdapat perahu-perahu pesiar yang berlayar di parit kastil, sementara area di sekitar kastil menjadi tempat yang populer untuk menikmati pemandangan bunga sakura.
Korakuen Park

Korakuen Park dibangun sekitar 300 tahun yang lalu oleh Ikeda Tsunamasa. Taman ini memiliki Hamparan rumput yang luas, kolam, bukit buatan, dan kedai teh yang saling terhubung melalui jalur taman dan saluran air. Taman dirancang sedemikian rupa agar pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan yang berbeda-beda saat mereka berjalan menyusuri setiap bagian-bagian taman.
Shikoku

Terletak di barat daya Jepang, pulau ini terdiri dari empat prefektur, yaitu Kagawa, Tokushima, Ehime, dan Kochi. Wilayah ini kaya akan keindahan alamnya serta iklim yang hangat dan nyaman. Di balik keindahan alamnya, terdapat berbagai macam kuliner yang menggugah selera. Setiap tahun, Shikoku juga menjadi tuan rumah bagi festival-festival besar, terutama tarian jalanan, seperti Awa Odori di Tokushima dan Yosakoi Matsuri di Kochi.
Kastil Matsuyama

Menara utama Kastil Matsuyama terletak di puncak Gunung Katsuyama setinggi 132 meter di Kota Matsuyama, Prefektur Ehime. Dari puncak menara, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Matsuyama dan Laut Pedalaman Seto yang menakjubkan. Di dalamnya terdapat pameran dari berbagai benda bersejarah. Kastil ini dikelilingi oleh Taman Shiroyama yang menjadi tempat favorit untuk melihat bunga sakura saat musim semi tiba.
Dogo Hot Springs

Dogo Onsen adalah salah satu pemandian air panas tertua dan paling terkenal di Jepang yang terletak di Kota Matsuyama, Prefektur Ehime. Di dalamnya terdapat berbagai jenis pemandian, termasuk Pemandian Dewa (Kami no Yu), dan Pemandian Permata (Tama no Yu), yang air panasnya dipercaya dapat menyehatkan kulit dan meredakan kelelahan. Terdapat juga ruangan bergaya tradisional dengan tatami bagi pengunjung yang ingin beristirahat sambil menikmati teh setelah berendam.
Taman Ritsurin Koen

Ritsurin Koen terletak di Kota Takamatsu dan dianggap sebagai salah satu taman terbaik di Jepang. Taman yang luas ini memiliki banyak kolam, bukit, pepohonan, dan paviliun-paviliun indah yang terbagi menjadi taman bergaya Jepang di bagian selatan dan taman bergaya Barat di bagian utara. Di dalam taman terdapat sejumlah fasilitas, termasuk museum rakyat, toko-toko, dan beberapa rumah peristirahatan di mana Anda dapat beristirahat dan menikmati minuman di tengah keindahan taman.
Kyushu dan Okinawa

Kyushu adalah pulau terbesar ketiga di Jepang, terletak di barat daya Pulau Honshu. Pulau ini terdiri dari tujuh prefektur, yaitu Fukuoka, Saga, Nagasaki, Oita, Miyazaki, Kumamoto, dan Kagoshima. Selain iklimnya yang hangat dan sejuk, Kyushu juga memiliki medan yang berbukit serta memiliki banyak sumber air panas yang terkenal. Okinawa, prefektur paling barat Jepang, pernah makmur sebagai Kerajaan Ryukyu. Terletak di zona subtropis, Okinawa dikenal sebagai salah satu tempat resor terbaik di dunia.
Fukuoka

Sebagai kota tersebar di Pulau Kyushu dan dikenal sebagai gerbang menuju Asia, Fukuoka merupakan pusat budaya, kuliner dan perdagangan. Kota ini terkenal dengan beragam hidangan lokal yang lezat, terutama hidangan laut yang segar dan ramen tonkotsu yang menjadi ikon kuliner di Fukuoka.
Moji Port

Bekas Gedung Osaka Shosen dibangun pada tahun 1917. Gedung ini dirancang dengan gaya Secession, yang berkembang pesat di Jerman dan Austria pada abad ke-19. Bangunan-bangunan ini telah menjadi simbol kota, dan kawasan ini dikunjungi oleh sekitar dua juta orang setiap tahunnya. Beberapa bangunan terbuka untuk umum serta terdapat perpustakaan, kafe, restoran, serta museum.
Nagasaki

Nagasaki memiliki pulau buatan kecil bernama Dejima yang berperan penting dalam sejarah perdagangan Jepang. Dejima menjadi satu-satunya pelabuhan yang diizinkan saat Jepang berdagang dengan negara asing, khususnya Portugal dan Belanda. Selain Dejima, kota ini memiliki Glover Garden, yaitu kawasan bersejarah dengan bangunan kayu bergaya Barat dan tertua di Jepang. Kombinasi pengaruh Jepang dan Barat yang kuat menjadikan Nagasaki sebagai kota dengan suasana yang unik dan dan kaya akan nilai sejarah.
Takachiho Ravine

Ngarai ini terbentuk dari erosi lava yang berasal dari Gunung Aso. Tebing-tebing curam setinggi 80 hingga 100 meter dan membentang sepanjang sekitar 7 kilometer membentuk dinding batu yang megah di kedua sisi. Di antara tebing-tebing tersebut, mengalir banyak air terjun yang indah dan menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Pengunjung dapat menikmati keindahan ini di musim yang berbeda-beda setiap tahunnya. Takachiho Ravine menjadi destinasi populer bagi pecinta alam dan fotografi.
Saga International Balloon Fiesta

Saga International Balloon Fiesta merupakan ajang olahraga udara terbesar di Asia yang diselenggarakan setiap awal bulan November di Prefektur Saga, Kyushu. Festival ini berlangsung selama lima hari penuh dan menampilkan perpaduan antara tiga turnamen balon udara dengan pertunjukan cahaya dan kembang api yang diikuti oleh sekitar 50 balon udara dari berbagai negara. Pada malam hari, suasana menjadi lebih meriah dengan pertunjukan “La Montgolfier Nocturne” ketika balon-nalon diterangi oleh api dari pembakar yang berkilau mengikuti irama musik live band.

10 Destinasi Autumn Terbaik di Tohoku Yang Harus Kamu Kunjungi